Pengamat Hubungan Internasional dari Geopolitical Institute, Hasbi Aswar, Ph.D., mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Israel menginginkan Timur Tengah (Timteng) menjadi wilayah yang aman bagi kepentingan keduanya.
“Mereka (AS dan Israel) ingin mendesain Timur Tengah menjadi wilayah yang aman bagi kepentingan mereka,” ujarnya dalam program Live Group Discussion (FGD) Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) bertajuk “Perang Iran-USA dan Entitas Zionis Membara, BoP Masih Berguna?” Sabtu (14/3/2026) di kanal YouTube PKAD Official.
Ia melanjutkan, aman bagi Israel di Palestina dan aman bagi kepentingan AS terutama terkait dengan kepentingan penguasaan minyak, investasi, dan berbagai kepentingan lainnya di negara-negara Arab yang kaya.
Agar tidak mengganggu kepentingan-kepentingannya itu, Hasbi menyebutkan bahwa dahulu ada Irak, Libya, dan Suria yang juga dihancurkan karena dianggap sebagai ancaman terbesar AS. “Banyak kelompok perlawanan juga hilang,” imbuhnya.
Namun, lanjut Hasbi, kemudian Iran selama lebih dari 20 tahun diembargo oleh AS dan Barat. Akan tetapi, embargo itu justru membuat Iran mampu membangun kekuatan sendiri.
Selain itu, Hasbi juga menilai bahwa konflik Iran dengan AS dan Israel sebenarnya bukan hanya persoalan regional, tetapi bagian dari dinamika geopolitik global, yaitu imperialisme AS dan Israel di dunia.
“Walaupun yang terlibat langsung Iran, Israel dan Amerika Serikat, dampaknya bukan hanya di kawasan tetapi secara globalŲ” kata Hasbi. [] Harli





















