Pamong Institute – Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky memberikan apresiasi, atas pengawalan dan pengamanan yang dilakukan 1.994 aparat gabungan dalam Aksi Peduli Palestina yang berlangsung di sekitar Patung Kuda Monas hingga depan Kedubes Amerika Serikat, di Jakarta, Minggu (26/1/2025).
“Kita apresiasi hal tersebut, aparat yang melakukan pengawalan, bahkan saya tidak menyangka jumlahnya bisa sampai 1.994. Walaupun memang kita lihat, banyak di lapangan ada kepedulian bersama untuk menjalankan aksi itu menjadi sukses dan baik,” ucapnya melalui program Bincang Urusan Umat: 1.994 Aparat Kawal Aksi Bela Al-Aqsha dan Palestina, di kanal YouTube Bincang Bersama Sahabat Wahyu, Senin (27/1/2025).
Ia menandaskan, begitulah semestinya dalam hidup berbangsa dan bernegara yang benar. “Kalau ada warga negara yang menggunakan haknya untuk menyampaikan aspirasi, ya tentu harusnya dikawal, dijaga dengan baik dan diatur supaya tertib,” terangnya.
Tak hanya dari pengawalan aparatnya, dari segi aksinya dengan jumlah peserta sebanyak lebih dari 30.000 itu, Wahyudi juga menyatakan apresiasinya, karena aksi berlangsung secara tertib tanpa terjadi gesekan sedikitpun antara aparat keamanan dengan umat Islam peserta aksi.
Dan berkat kerja sama panita, aparat keamanan dan peserta aksi, semuanya berjalan dengan lancar dan aman.
“Aman, tidak ada sampah-sampah, tidak ada yang dirusak, tidak ada peristiwa-peristiwa yang mengganggu publik,” kagumnya.
Sebelumnya, Pembawa Acara Bincang Bersama Sahabat Wahyu, Wahyu Utomo turut mengabarkan,
berdasarkan data dari Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, melansir tribunnews.com, ia menyampaikan, bahwa ada sebanyak 1.994 personil gabungan yang dikerahkan untuk mengawal Aksi Peduli Palestina itu.
“Personel gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait,” sebutnya [] Harli





















