Pamong Institute – Wacana pemberian izin usaha atau pengelolaan pertambangan kepada perguruan tinggi, menurut Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky sebagai gagasan yang menyesatkan.

“Ini menurut saya gagasan menyesatkan,” ujarnya dalam program Bincang Urusan Umat: Kampus Kelola Tambang Itu Haram dan Menyesatkan, Mau Bodohkan Bangsa? di kanal YouTube Bincang Bersama Sahabat Wahyu, Sabtu (25/1/2025).

Ia melanjutkan, jika lembaga pendidikan perguruan tinggi (universitas/kampus) mengelola tambang berarti ada pekerjaan baru yang menyibukkan yang sebenarnya tidak nyambung dengan tugas pokok dari sebuah institusi pendidikan, yaitu untuk mencerdaskan bangsa dan mengembangkan ilmu.

Kampus atau universitas harusnya, kata Wahyudi, menjadi tempat dunianya kritis, melakukan kajian, fokus mendidik dan mencerdaskan bangsa,.

Jika tiba-tiba perguruan tinggi dikasih peluang untuk ikut-ikutan mengurusi tambang, padahal tidak punya kompetensi di situ, maka prediksinya, akan nenyesatkan para aktivis civitas akademika yang mestinya berkonsentrasi mengembangkan ilmu untuk mencerdaskan bangsa.

“Jadi jauh sekali itu (tidak relevan). Kalau hanya melakukan kajian atau penelitian tentang tambang dan lingkungan itu masih relevan,” nilainya.

Ia pun menekankan, wacana ini harus dikritisi agar jangan sampai menjerumuskan dunia pendidikan.

Bahkan tambah Wahyudi, efeknya bukan hanya membuat tersesat, tetapi juga menjadi wujud pembodohan. Hal itu karena kampus yang seharusnya mencetak intelektual-intelektual akhirnya malah sibuk mengurusi tambang.

“Lalu siapa yang akan mencerdaskan bangsa ini?” tanyanya mengkhawatirkan. [] Harli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here