Pamong Institute – Para cendekiawan, tokoh pemimpin umat dan aktivis Islam yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Sinergi Muslim (FSM) menyatakan bahwa dakwah Islam untuk memahamkan atau menyadarkan umat dengan kebijaksanaan melalui pemikiran dan tanpa menggunakan cara-cara kekerasan merupakan solusi berbagai persoalan kebangsaan dan bukan ancaman bagi negara.

“Untuk menyikapi narasi deradikalisasi yang kontraproduktif (yang menyudutkan dakwah Islam), dengan membangun kesadaran umat bahwa dakwah Islam adalah solusi berbagai persoalan kebangsaan dan bukan ancaman bagi negara,” ujar perwakilan FSM dalam acara “Refleksi 2024 dan Resolusi 2025 Persoalan Umat” di kanal YouTube Bincang Peduli, pada Ahad (5/1/2025).

Maka itu, FSM pun menekankan kepada umat Islam bahwa tantangan umat Islam baik dalam skala lokal nasional maupun skala global harus dihadapi dengan penuh kebijaksanaan yang bertumpu pada semangat ‘ukhuwah islamiyah’ (persaudaraan Islam) serta upaya membangun sinergitas dalam dakwah Islam yang menyeluruh sebagai solusi atas berbagai persoalan kehidupan.

FSM juga mendorong umat Islam agar mengembangkan pendidikan Islam berbasis keimanan (akidah) yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk melahirkan generasi muda muslim yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas keislamannya dan siap mendakwahkan Islam.

Tak hanya itu, untuk menghadapi penjajahan modern dengan gaya atau bentuknya yang baru (neo imperialisme), baik di bidang politik, ekonomi, sosial, maupun budaya dan lain sebagainya, FSM juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bersatu melawan neo imperialisme dari hegemoni kapitalisme global.

“Dan mengambil peran aktif dalam dakwah (tanpa kekerasan) untuk mewujudkan peradaban Islam yang berkeadilan dan berorientasi pada tegaknya hukum-hukum Islam (syariat) yang rahmatan lil ‘aalamiin,” terang perwakilan FSM berharap penuh kebaikan, termasuk kebaikan bagi Indonesia. [] Harli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here