Menag Negosiasikan Batas Usia Haji ke Arab Saudi

0
113

Pamong Institute – Menteri Agama Nasaruddin Umar tengah bernegosiasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait wacana pembatasan usia maksimal jemaah haji 2025. Kebijakan ini dinilai tidak adil bagi calon jemaah Indonesia yang telah menunggu puluhan tahun untuk berangkat ke Tanah Suci.

“Ya, kami juga wacana kan ke situ. Jangan kita dibatasi berdasarkan faktor usia, tetapi berdasarkan faktor kesiapan hati dan kemampuan,” ujarnya di Kuil Murugan, Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (2/2/2025) dikutip dari kompas.

Ia menambahkan, “Ada orang di atas 90 tahun tapi segar. Ada orang di bawah 60 tahun, tapi pakai kursi roda, jadi itu agak relatif ya kan,”.

Latar Belakang Kebijakan Saudi

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief mengonfirmasi rencana Arab Saudi membatasi usia jemaah haji maksimal 90 tahun dan kuota lansia 70-80 tahun. Meski belum ada surat resmi, ia menyatakan pihaknya telah memitigasi dampak kebijakan ini.

“Jadi ini sedang kita mitigasi, meskipun belum resmi. Kami masih menunggu suratnya, pimpinan, dari Kerajaan Saudi. Ada kebijakan baru yang kami dengar kemarin terkait pembatasan usia,” ujar Hilman dalam rapat bersama Komisi VIII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2025).

Ia menambahkan, “Suratnya akan segera dikirim. Informasi sementara, mungkin tidak akan memberikan izin pada jemaah di atas 90 tahun,”.

Protes atas Antrean 48 Tahun

Nasaruddin menekankan, sekitar 48 tahun antrean haji Indonesia membuat pembatasan usia berpotensi mengecewakan jemaah senior.

“Karena, (jemaah) kita (hingga) 48 tahun harus menunggu, tiba-tiba harusnya bisa hari ini. Usianya tidak memenuhi syarat, kekecewaannya besar sekali,” ungkap Nasaruddin.

Data Kemenag mencatat, pada 2024, terdapat sejumlah jemaah haji berusia di atas 100 tahun yang dinyatakan layak secara medis. Di Indonesia, usia bukan penghalang selama fisik memenuhi syarat.

“Jumlahnya mungkin tidak banyak, tapi menarik bahwa ada kebijakan ini. Kami akan terus memantau perkembangan,” ucap Hilman. |Jeki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here