Pamong Institute – Menyoroti pembongkaran pagar laut Tangerang, Pengamat Politik Rocky Gerung menyatakan masih ada hal yang subtansial dari itu.

“Pada satu segi itu (pembongkaran) diperlukan, nelayan pasti lega karena akses laut akan kembali dibuka, tetapi masih ada hal yang substansial,” kata Rocky melalui program Forum News Network (FNN): Tak Cukup Hanya Dibongkar Pagar Lautnya, Usut Juga Siapa yang Bertanggung Jawab dan Apa Kaitan dengan Jokowi, di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Rabu (22/1/2025).

Ia melanjutkan bahwa hal subtansial yang dimaksud yaitu pengusutan terhadap kasus ini.

Menurutnya, apabila ada persoalan hukum, seharusnya segera disampaikan kepada publik oleh mereka yang bersengketa, yakni antara negara dan pemilik pagar.

“Jadi, dibuka aja, bahwa negara memang menyengketakan itu karena ada pelanggaran hukumnya,” ucapnya.

Rocky menganggap, yang harus tampil mewakili negara dalam persoalan ini adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

“Karena di dia (Nusron) ATR/BPN semua hal yang bersifat legal itu administrasi diputuskan. Jadi ini upaya untuk menekan secara politis juga enggak ada guna, karena rakyat menganggap bahwa di belakang skandal pagar ini ada skandal politik,” jelasnya.

Rocky menilai persoalan pagar laut akan menjadi beban berat, khususnya bagi Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid karena menyangkut persoalan legal atau tidak legal.

“Menteri Nusron bisa mulai terangkan kepada publik bahwa dia akan berupaya menyelesaikan ini dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya,” ujar Rocky. [] Harli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here