Pamong Institute – Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LACAK Surabaya, Fariji, SH., berpendapat tentang seratus hari pertama masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, bahwa upaya keberpihakan kepada rakyat belum memberikan dampak yang signifikan dalam aspek penegakan hukum.

“Pilpres sudah selesai, dan saat ini Prabowo adalah presiden kita. Namun, saya melihat bahwa keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat masih belum efektif. Belum ada gebrakan yang benar-benar terasa oleh rakyat,” ucapnya, saat ditemui di halaman Pengadilan Negeri (PN) Kota Surabaya, Selasa (21/1/2025) dikutip dari rri.

Menurutnya, aparat penegak hukum lamban dalam melakukan tindakan hukum, terutama dalam kasus hukum yang banyak sorotan publik.
“Tindakan hukum baru terasa tegas setelah ada tekanan dari rakyat, baik melalui media sosial maupun media lainnya,”ujarnya.

Akan tetapi dia berharap pemerintah bisa berpihak kepada kemaslahatan rakyat.

“Saya berharap Presiden Prabowo benar-benar dapat menjadi pemimpin yang mengayomi rakyat, karena itu yang kami harapkan sebagai perspektif saya,” jelasnya.

Kemudian ia menegaskan, agar Prabowo dengan para menterinya, untuk memberikan perubahan yang nyata. “Harapan kita, Prabowo harus mampu lepas dari bayang-bayang pemerintahan sebelumnya. Jangan sampai masyarakat berpikir bahwa ada ‘matahari kembar’ yang masih mendominasi,” ujarnya.

Ia berpendapat bahwa setelah seratus hari pertama pemerintah Presiden Prabowo, rakyat akan menyoroti janji yang pernah disampaikan sehingga Presiden dapat memenuhi janji perubahan dapat diwujudkan, khususnya dalam bidang hukum dan kesejahteraan rakyat.

“Saya berharap Presiden Prabowo benar-benar bisa menjadi pemimpin yang mengayomi rakyatnya dan menunjukkan komitmennya untuk kemaslahatan bangsa,” pungkasnya.​ | Jeki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here