Direktur Pamong Institute, Wahyudi Al-Maroky menilai instruksi Jokowi kepada relawannya agar mendukung Prabowo-Gibran dua periode bukan semata strategi politik, melainkan bentuk ketakutan (paranoid) bahwa kasus-kasus lama dirinya dan keluarganya akan terungkap jika kehilangan kekuasaan.
“Ini bentuk ketakutan dia (Jokowi). Bentuk ketakutan bahwa dia dan keluarganya kalau tidak punya akses kekuasaan tentu akan mendapatkan kesulitan dalam mempertahankan atau menutupi persoalan-persoalan dirinya yang lama. Jadi banyak kasus-kasus lama yang mungkin bisa diungkap,” ujarnya dalam Forum Kajian Strategis dan Advokasi Umat: Jokowi Perintahkan 2 Periode Prabowo-Gibran* di kanal YouTube Anti Kapitalis, Selasa (23/9/2025).
Menurut Wahyudi, mestinya dalam posisi sudah lengser Jokowi sudah tidak lagi membahas kekuasaan dan ‘cawe-cawe’ politk anaknya (Gibran).
Ia menduga, Jokowi khawatir kasus ijazah yang masih bergulir, kebijakan dia dahulu yang tidak pro rakyat, hingga dugaan korupsi bisa menimpa dirinya maupun anaknya jika kehilangan akses kekuasaan.
“Jadi ini saya pikir memang bentuk ketakutan sehingga dia tidak ingin jauh dari kekuasaan bahkan ingin terus menempatkan dirinya dan keluarganya untuk ada di lingkaran kekuasaan,” nilainya.
Politk Demokrasi Kapitalisme Bukan untuk Rakyat
Lebih lanjut, Wahyudi pun menyatakan, fenomena ini menunjukkan persoalan serius pada lingkaran kekuasaan yang lahir dari sistem politik dan pemerintahan demokrasi kapitalisme.
“Baru berjalan belum segenap setahun sudah berpikir bukan untuk menyejahterakan rakyatnya, bukan untuk melayani rakyatnya dengan baik, tetapi sudah berpikir bagaimana merancang kekuasaan untuk periode yang berikut,” pungkasnya.
Diketahui, Mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan para relawannya untuk mendukung pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode di pemilu 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat ditemui wartawan di kediamannya di Sumber, Solo, Jumat (19/9/2025).
“Sejak awal saya sampaikan seluruh relawan untuk itu. Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dua periode,” ucap Jokowi.
[] Harli





















